TINGKAT KESEJAHTERAAN BURUH MUSIMAN DI DESA SUNGAI PINANG LAGATI KECAMATAN SUNGAI PINANG KABUPATEN OGAN ILIR

  • indah maharani Jurusan Sosiologi, FISIP Universitas Sriwijaya
  • Yunindyawati Yunindyawati Jurusan Sosiologi, FISIP Universitas Sriwijaya
  • Rudy Kurniawan Jurusan Sosiologi, FISIP Universitas Sriwijaya
Keywords: kesejahteraan, buruh musiman, Perusahaan

Abstract

 Tenaga kerja musiman di Sungai Pinang Lagati, yang bekerja untuk tebu perkebunan PTPN VII cinta manis mendapatkan bayaran mingguan. Pembayaran upah tidak cukup untuk mencukupi kebutuhan keluarga mereka yang meningkat secara bertahap setiap waktu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi tingkat kesejahteraan musiman pekerja yang diukur dengan 2016 indikator BPS. Juga adalah untuk menentukan pengaruh antara pendapatan, biaya, pendidikan, gelar Kesehatan, kondisi hidup, penggunaan teknologi dan informatikal, dan yang lainnya dari sosial indikator pada tingkat kesejahteraan buruh musiman.

Metode penelitian ini adalah penjelasan kuantitatif. Penduduk dari penelitian ini adalah semua tenaga kerja musiman di Sungai Pinang Lagati yang bekerja di perkebunan PTPN VII cinta manis yang berjumlah 35 orang. Contoh dari penelitian ini adalah 35 orang. Teknik sampling diambil sebagai sampling total. Variabel dari penelitian ini terdiri dari variabel independen termasuk; tingkat pendapatan dan biaya, pendidikan, gelar Kesehatan, kondisi hidup, teknologi dan penggunaan informatikal, juga indikator sosial lainnya, variabel dependen adalah tentang kesejahteraan buruh musiman. Analisis data, menggunakan persentase dan scoring, diikuti oleh beberapa analisis regresi linier. Dari hasil kajian ini dapat disimpulkan bahwa kesejahteraan pekerja musiman di Sungai Pinang Lagati adalah 68,57% di tingkat rendah verry, dan terdapat pengaruh positif dan signifikan antara variabel independen dan variabel dependen dengan nilai tertinggi nilai probabilitas signifikansi adalah 0010 pada variabel X7 (indikator sosial lainnya), sedangkan nilai probabilitas terendah signifikansi adalah 0,023 pada variabel X5 (perumahan).

Downloads

Download data is not yet available.

References

Bungin, B. (2011). Penelitian Kualitatif: Komunikasi, Ekonomi, Kebijakan Publik, Dan Ilmu Sosial Lainnya. In Kencana. https://doi.org/10.1002/jcc.21776
Danhartani, D. (2012). Tingkat Kesejahteraan Buruh Tani Tanaman Pangan di Kecamatan Aluh-Aluh Kabupaten Banjar. AGRIDES: Jurnal Agribisnis Perdesaan, 2(3), 9248.
Kanah, K., Ningrum, E., & Waluya, B. (2015). Tingkat Kesejahteraan Buruh Sadap Karet Ptpn Viii Wangunreja Di Kecamatan Dawuan Kabupaten Subang. Jurnal Geografi Gea, 15(2).
Mulyadi, S. (2003). Ekonomi Sumber Daya Manusia Dalam Perspektif Pembangunan. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Nasikun, D. (1996). Urbanisasi dan Kemiskinan di Dunia Ketiga. PT. Tiara Wacana. Yogyakarta.
Sugiarto, E. (2007). Teori Kesejahteraan Sosial Ekonomi dan Pengukurannya. Jurnal Exekutif, 4(2), 263–269.
Sugiyono, S. (2010). Metode penelitian kuantitatif dan kualitatif dan R&D. Alfabeta Bandung.
Yudohusodo, S. (1991). Rumah untuk seluruh Rakyat. Inkoppol, Unit Percetakan Bharakerta.
Published
2019-09-30
How to Cite
maharani, indah, Yunindyawati, Y., & Kurniawan, R. (2019). TINGKAT KESEJAHTERAAN BURUH MUSIMAN DI DESA SUNGAI PINANG LAGATI KECAMATAN SUNGAI PINANG KABUPATEN OGAN ILIR. Jurnal Media Sosiologi (JMS), 22(2), 78 - 90. https://doi.org/https://doi.org/10.47753/jms.v22i2.23