KONSTRUKSI SOSIAL KERUKUNAN UMAT BERAGAMA DI KABUPATEN OGAN KOMERING ILIR

  • Muhammad Iqbal Ammar Universitas Sriwijaya
  • Yunindyawati Yunindyawati Universitas Sriwijaya
  • Yulasteriyani Yulasteriyani Universitas Sriwijaya
Keywords: Kerukunan, Umat Beragama, Konstruksi Realitas Sosial

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai konstruksi kerukunan umat beragama (studi pada kerukunan masyarakat beragama Hindu dan Islam Desa Tugu Mulyo Kecamatan Lempuing Ogan Komering Ilir). Metode yang penelitian gunakan adalah kualitatif deskriptif dengan strategi penelitian fenomenologi. Pengumpulan data diperoleh melalui observasi , wawancara mendalam pada 13 informan, dokumentasi serta studi kepustakaan, kemudian dianalisis menggunakan teori konstruksi realitas sosial dari Petter L. Berger. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat kondisi hidup harmonis antar agama khususnya Islam dan Hindu melalui gambaran kegiatan seperti gotong royong, tradisi Kenduri, tradisi Ngejot, serta Bersih desa. Konstruksi kerukunan umat beragama di desa Tugu Mulyo disebabkan oleh (1) terbangun nya keterikatan dalam berinteraksi antar agama yang berbeda, (2) perbedaan status ekonomi, (3) menghargai nilai budaya keagamaan yang berbeda, (4) penanaman nilai toleransi melalui pendidikan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adawiyah, D. P. R., & Moefad, A. M. (2020). Konstruksi Realitas Dan Framing Analysis Pemberitaan Kerusuhan Muslim-Hindu Di India Pada Media Online Cnn.Com. ORASI: Jurnal Dakwah Dan Komunikasi, 11(2), 149. https://doi.org/10.24235/orasi.v11i2.6601
Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (FOURTH EDI). SAGE.
Engkizar, E., Kaputra, S., Mutathahirin, M., Syafril, S., Arifin, Z., & Kamaluddin, M. (2022). Model Pencegahan Konflik Antarumat Beragama Berbasis Kegiatan Masyarakat. Harmoni, 21(1), 110–129. https://doi.org/10.32488/harmoni.v21i1.603
Faridah, I. F. (2013). Toleransi Antarumat Beragama Masyarakat Perumahan. KOMUNITAS: International Journal of Indonesian Society and Culture, 5(1), 14–25. https://doi.org/10.15294/komunitas.v5i1.2368
Hafidzi, A. (2019). Konsep Toleransi Dan Kematangan Agama Dalam Konflik Beragama Di Masyarakat Indonesia. Potret Pemikiran, 23(2), 51. https://doi.org/10.30984/pp.v23i2.1003
Hapsin, A. (2014). Urgensi Regulasi Penyelesaian Konflik Umat Beragama: Perspektif Tokoh Lintas Agama. Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan, 22(2), 351–380. http://journal.walisongo.ac.id/index.php/walisongo/article/view/270
Hartani, M., & Nulhaqim, S. A. (2020). Analisis Konflik Antar Umat Beragama Di Aceh Singkil. Jurnal Kolaborasi Resolusi Konflik, 2(2), 93. https://doi.org/10.24198/jkrk.v2i2.28154
Lendra, M., Sultani, Z. I. M., & Anastasia, M. S. (2018). Kuasa Agama Dan Politik Di Dalam Konflik Sosial Masyarakat Balinuraga, Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2012. Academia.Edu, 2012.
Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri. (2006). Peraturan Bersama MenterI Agama dan Menteri Dalam Negeri tentang Pedoman Pelaksanaan Tugas Kepala Daerah/ Wakil Kepala Daerah dalam Pemeliharaan Kerukunan Umat Beragama, dan Pendirian Rumah Ibadah Pemberdayaan Forum Kerukunan Umat Beragama. Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri.
Moleong, L. J. (2000). Metode Penelitian Kualitatif. PT Remaja Rosdakarya.
Ritzer, G. (2012). Teori Sosiologi dari Sosiologi Klasik sampai Perkembangan Terakhir Postmodern (W. A. Djohar (ed.); Edisi Kede). PUSTAKA PELAJAR. PUSTAKAPELAJAR.CO.ID
Rosyid, M. (2015). Mewujudkan Pendidikan Toleransi Antar-Umat Beragama Di Kudus: Belajar Dari Konflik Tolikara Papua 1 Syawal 1436 H / 2015 M. Quality, 3(2), 41. https://journal.iainkudus.ac.id/index.php/Quality/article/viewFile/1915/1668
Saepudin, A., & Miharja, D. (2022). Resolusi Konflik Antar Umat Beragama. Jurnal Perspektif, 6(2), 182–200. http://103.55.33.82/index.php/JP/article/view/181
Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Methods) (Sutopo (ed.)). ALFABETA.
Sulaiman, A. (2016). Memahami Teori Konstruksi Sosial Peter L. Berger. Society, 4(1), 15–22. https://doi.org/10.33019/society.v4i1.32
Tular, N. I., & Manik, J. S. (2022). Pendidikan Perdamaian bagi Remaja: Upaya Pencegahan Terjadinya Konflik antar Umat Beragama. Fidei: Jurnal Teologi Sistematika Dan Praktika, 5(1), 40–57. https://doi.org/10.34081/fidei.v5i1.228
Wibisono, Y. (2021). Agama dan Resolusi Konflik. In Unisia (Vol. 28).
Published
2023-11-23
How to Cite
Iqbal Ammar, M., Yunindyawati, Y., & Yulasteriyani, Y. (2023). KONSTRUKSI SOSIAL KERUKUNAN UMAT BERAGAMA DI KABUPATEN OGAN KOMERING ILIR. Jurnal Media Sosiologi, 26(1), 1-15. https://doi.org/https://doi.org/10.47753/jms.v26i1.113